Oleh: rindo | Maret 2, 2007

FILSAFAT ILMU

Filsafat Ilmu
 

Bismilahirrahmanirr ahiim,
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (Al Quran Al Karim Surah Ali Imran ayat 190-191)

1. Merenungkan Penciptaan Langit dan Bumi, dan bergantinya siang dan malam
Ada sunatullah, hukum-hukum alam, formulasi fisika, pola serasi yang membina langit dan bumi. Ilmu yang kita punya semata-mata hanya merupakan interpretasi dari semua itu

Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan). Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu. Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu. (Al Quran Al Karim Surah Ar Rahman ayat 7-9)

2. Mencari Tanda-tanda Kebesaran Allah

“Tafakkaru fii khalqillah wa laa tafakkaru fi dzatillah”

Ah, sepandai-pandainya engkau, sekali lagi, yang sedang kau pelajari hanya tanda-tanda kebesarannya. Di cakupan ruang dan waktu ini, kau hanya sedang belajar tentang ayat-ayatNya, hingga saat nanti Ia izinkan engkau bertemu denganNya.

3. Mereka berpegang pada iman sebagai akar ilmu à melahirkan ketekunan
Berpegang pada patok iman, agar kau tak terlempar jauh dan tak bisa kembali. Saat ada hubungan yang belum kau temukan kaitannya, kembalikan kepada Sang Penguasa Yang Maha Tahu segalanya. Ia akan anugerahkan engkau ketekunan dalam lingkaran luas yang sejuk.

Berkatalah orang-orang yang dianugerahi ilmu: “Kecelakaan yang besarlah bagimu, pahala Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, dan tidak diperoleh pahala itu kecuali oleh orang-orang yang sabar”. (Al Quran Al Karim Surah Al Qashash ayat 80)

4. Memanfaatkan ilmu à sebuah interpretasi amal à melahirkan teknologi
Silahkan merambah lahan ilmu seluas-luasnya, tapi agar ada manfaatnya, amalkan, interpretasikan dalam karya, yang biasa kita sebut sebagai teknologi. Agar perguruan tinggi tak jadi menara gading, agar semakin tinggi ilmu, semakin terang pula cahaya pencerahan pada masyarakat awam.

5. Penghambaan
Setelah kau dapatkan, tunduk sujud. Karena semakin kau tahu, semakin sadarlah engkau bahwa dirimu tak setara setitik debu di lautan ilmuNya yang Maha Luas. Kau mintakan padaNya agar ilmu tak membawamu kepada logika tak bertuan. Kau mintakan agar ilmuNya menjaga ilmu yang diamanahkan padamu.

Selamat Mencari Ilmu,
Allahu’Alam

Sumber : http://groups. yahoo.com/ group/anggotaicm i/message/ 4332

Iklan

Responses

  1. Subhanalloh


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: